Kamis, 31 Mei 2012

KRIYA <<...ayo tunjukkan kreatifitasmu ...>>



Ternyata banyak lho hasil seni kriya di sekitar kita. Tapi sayangnya orang yang suka / berkemampuan dibidang itu ga’ banyak. Nggak seperti seni musik, semua orang pasti bisa menyanyi. Ya... sebenarnya mungkin setiap orang juga bisa menghasilkan kerajinan kriya. Tapi yang aku maksud di sini adalah orang yang mejadikan kriya sebagai hobi / bidangnya, selain itu dia kreatif dan inovatif. Padahal kalau dilihat dari dari fisik menurut aku sih kerajinan kriya itu tidak hanya sebagai bahan hiasan / pertunjukan, yang jelas beda deh dari yang lain. Bedanya itu ada difungsi, selain sebagai hiasan sebagian besar kerajinan kriya itu mempunyai fungsi yang khas.
Untuk membuat kerajinan kriya kamu nggak perlu susah-susah beli bahan yang dibutuhkan. Kamu bisa kok menyulap limbah menjadi kerajinan yang mempunyai nilai seni dan nilai guna yang tinggi. Misalnya aja nih, memanfaatkan botol bekas, kaleng bekas, kain bekas, dll. Walaupun barang-barang tersebut sudah menjadi limbah kamu masih bisa kok memanfaatkannya. Dan kalau menurut aku kemampuan untuk memanfaatkan barang itu tergantung seberapa tinggi kreatif kamu. Ya... kalau kamu kreatif kamu pasti bisa membuatnya bahkan mungkin dijadikan bisnis kecil-kecilan (dijual kepada teman). Sedangkan jika kamu nggak kreatif sehingga nggak berusaha memanfaatkan limbah-limbah tersebut maka hanya akan menambah sampah di lingkungan (karena kamu tidak mengurangi salah satunya adalah dengan memanfaatkan). Selain itu kamu menghilangkan peluang untuk belajar menuangkan desain / ide / gagasan dan peluang usaha (yang di mulai dari kecil).

Ayo kawan tunjukkan kreatifitasmu......
Tuangkan ide / gagasanmu......

O... iya jangan cuma numpang lewat aja ya :(  beri komentar especially handicraft lover (: pecinta kriya / kerajinan tangan :)

Minggu, 27 Mei 2012

PRANATACARA

A.  Pranatacara inggih menika salah satunggalipun paraga / pelaku sesorah ingkang pakaryanipun inggih menika :

·         Maosaken urut-urutanipun acara ingkang badhe dipunlampahi.

·   Ngatur saha nglantaraken lampahing acara supados gangsar/lancar utawi rancang.

· Maosaken saha nyamektaaken/menyiapkan para paraga ingkang kajibah/dipuntugasi nindakaken tanggap wacana/sambutan ing acara ingkang badhe dipun lampahi.

 

B.  Ingkang kagatosaken pranatacara nalika nindakaken sesorah inggih menika :

·         Wiraga

Patrap solah bawa/sikep anteng boten kathah ngebahaken badan. Busana kajumbuhaken kaliyan acaranipun, umpaminipun sungkawa, manasuka, lsp.

·         Wirama

Andhap inggiling suwanten kajumbuhaken kaliyan acaranipun (sungkawa menapa manasuka).

·         Wirasa

Saget nglarasaken raosipun (penghayatan/penjiwaan) ingkang kajumbuhaken kaliyan acaranipun (sungkawa menapa manasuka).

·         Wicara

Anggenipun matur kedhah cetha saget mbedaaken tembung-tembung ingkang meh sami (d, dh, t, th) lan mboten bindheng utawi sengau.

 

C.  Metode pranatacara

·         Maos teks

Inggih menika pranatacara ngayahi jejibahan kanthi maos teks.

·         Apalan

Inggih menika pranatacara nindakaken jejibahan kanthi ngapalaken teks ingkang sampun kawaos saderengipun.

·         Ekstemporer

Inggih menika pranatacara ngayahi jejibahan kanthi mbeto catetan.

·         Impromtu

Inggih menika pranatacara ngayahi jejibahan kanthi dadakan.

CATATAN KAKI



Singkatan :
·         ibid
Kependekan dari ibidem yang berarti ‘di tempat yang sama dan belum diselingi dengan kutipan yang lain’.

·         op.cit.,
Singkatan dari opere citato artinya ‘dalam karangan yang telah disebut dan diselingi dengan sumber lain’.

·         loc.cit.,
Kependekan dari loco citato artinya di tempat yang telah disebut’. Loc cit digunakan jika kita menunjuk ke halaman yan sama dari suatu sumber yang telah disebut

Contoh catatan kaki :
1Barlina Rindengan dan Henky Novarianto, Pembuatan dan Pemanfaatan Minyak Kelapa Murni, Penebar Swadaya, Depok, 2005
2Eko M Nurcahyo, Anggur dalam Pot, Penebar Swadaya, Depok,2004
3ibid.,
4Eko M Nurcahyo, op.cit.,

JENIS-JENIS PARAGRAF

Generalisasi

Penalaran induktif dengan cara menarik kesimpulan secara umum berdasarkan sejumlah data. Jumlah data atau peristiwa khusus yang dikemukakan harus cukup dan dapat mewakili.

Analogi

Penalaran induktif dengan membandingkan 2 hal yang banyak persamaannya.

Sebab-akibat

Paragraf yang dimulai dengan mengemukakan fakta khusus yang menjadi sebab, dan pada simpulan yang menjadi akibat.

Akibat-sebab

Paragraf yang dimulai dengan mengemukakan fakta khusus yang menjadi akibat, kemudian fakta itu dianalisis untuk diambil kesimpulan.

Sebab akibat 1 akibat 2

Dalam paragraf hubungan sebab akibat 1 akibat 2, suatu penyebab dapat menimbulkan serangkaian akibat. Akibat pertama berubah menjadi sebab yang menimbulkan akibat kedua. Demikian seterusnya hingga timbul beberapa akibat.

MENDENGARKAN SAMBUTAN


Langkah menemukan pokok isi sambutan :

  1. ·         Dengarkan sambutan secara cermat.

  2. ·         Catatlah nama acara dan nama pembicara yang memberikan sambutan.

  3. ·         Catatlah pokok-pokok sambutan.

  4. ·         Pokok-pokok isi sambutan dapat ditemukan pada setiap paraton (paragraf   lisan).

  5. ·         Tulislah pokok-pokok isi sambutan dalam kalimat pendek dan lengkap.

Impian

Setiap orang pasti punya impian, entah itu mungkin atau tidak mungkin untuk di wujudkan. Tapi pasti seseorang itu ingin sekali mewujudkannya. Walaupun impian kita tidak mungkin untuk kita wujudkan misalnya karena keterbatasan biaya, fisik, sosial dll jika kita mau kita pasti bisa. Dan itu harus. Asalkan kita mau berusaha, bekerja keras dan berdoa kepada Allah pasti Allah akan menunjukkan jalan untuk kita yang terbaik.

Jangan pernah takut untuk berMIMPI BESAR (walau itu tidak mungkin). Tapi justru dengan impianmu yang besar itu akan mendorong kamu untuk selalu berusaha. Kalo ga percaya buktikan aja... jika keterbatasan-keterbatasan itu masih ada maka segera singkirkan dan cari+penuhi syarat (atau apalah) untuk meraih impian itu. Dan aku kasih saran ya... sebaiknya kamu TULIS impian kamu, karena dengan begitu kamu tidak akan lupa dan itu akan membuatmu selalu ingat dengan impianmu.

Sebagai contoh kamu puuuuingin banget kuliah di luar negeri, tetapi kamu tidak punya cukup biaya bahkan pengetahuan/ilmu aja pas-pasan. Untuk langkah yang pertama yaitu mengatasi biaya yang harus dikeluarkan dengan cara cari beasiswa (karena sekarang ini banyak banget lembaga/sekolah yang menawarkan beasiswa). Dan tentunya setiap beasiswa ada persyaratannya kamu harus penuhi persyaratan itu. Langkah kedua untuk mengatasi ilmu yang pas-pasan belajar yang rajin ya... (jangan males) dan  lebih baiknya di tambah les. Dan juga jangan lupa berdoa. O...iya hal yang paling penting belajarlah BAHASA INGGRIS karena percuma aja kalau kamu udah dapat beasiswa, semua persyaratan terpenuhi dan nilai kamu udah bagus tapi kalau bahasa inggrisnya ga bisa/ga lancar sama aja (emangnya di sana mau hidup sendiri :p).

 

Nb :

Please... untuk pemuda pemudi Indonesia jangan pernah kamu berbohong atau tidak jujur (terutama saat ulangan/ujian) karena itu akan merugikan kamu sendiri. Kalian (kita) ini calon pemimpin bangsa tercinta kita dan nasib/kehidupan bangsa dimasa yang akan datang ada di tangan kita. Berbuatlah jujur (terutama saat ulangan/ujian).... seburuk apapun hasil yang kita dapat jangan menyerah itu hanya sementara. Tapi besok (hari yang tidak kita duga) akan lebih indah dari yang kita bayangkan. Aku sudah buktikan kok, percaya deh.... Buktikan aja sendiri :D

Ya udah ya KAWAN :)

 JANGAN TAKUT BERMIMPI BESAR, SAMPAI BERTEMU DI PUNCAK BUKIT KESUKSESAN.....

Rabu, 09 Mei 2012

SISTEM KOORDINASI SARAF

1. Fungsi:menerima dan menghantarkan rangsang (implus).

2. Susunan sel saraf :
    Jaringan sel saraf yang tersusun oleh banyak sel saraf yang disebut neuron. Terdapat  sitoplasma, iti sel dan selaput plasma.
        ~ Dendrit
             serabut saraf yang pendek.
             Fungsi : menerima dan menghantarkan rangsang ke badan sel
        ~ Neurit (akson)
             serabut saraf yang panjang.
             Fungsi : meneruskan rangsang dari badan sel ke sel saraf lainnya.

3. Macam-macam sel saraf (akson)
    Berdasarkan fungsinya sel sarf dibagi menjadi 3, yaitu: 
  • Fungsi:menghantarkan rangsang dari reseptor (penerima rangsang) ke saraf pusat.
  • Fungsi:menghantarkan rangsang dari pusat saraf efektor (menanggapi rangsang).
  • Fungsi:menghubungkan nneuron sensorik dengan neuron motorik,Letak :~Otak (sadar)
              ~Sumsum tulang belakang (refleks)

4. Skema saraf kerja saraf
          Neuron konektor:~ Otak (sadar)
          (saraf pusat)       ~ Sumsum tulang belakang (refleks)



  

          Reseptor                         Efektor
(penerima rangsang)        (menanggapi rangsang)
          Letak : kulit                    Letak : otot
5. Pembagian system saraf pada manusia
  • Otak
  • Sumsum tulang belakang (medulla spinalis)
    1. 12 pasang saraf otak
    2. 31 pasang sumsum tulang belakang.

6. Sistem saraf sadar
    A. Saraf pusat
          - Fungsi : Pusat koordinasi tubuh yang utama.
          - Letak : di dalam rongga kepala, dilindungi oleh tulang tengkorak.
          - Otak dilapisi oleh 3 membran, yang disebut meninges :
~ Durameteràlapisan luar
~ Arachnoidàlapisan tegah
~ Piameteràlapisan dalam, menempel diotak

Diantara membran-membran tersebut terdapat cairan yang                 melindungi otak yaitu,cerebrospinal. 
 Mempunyai bagian yang paling dominan yaitu otak besar.
Fungsi :~ tempat pengatur semua kegiatan tubuh.
            ~ tempat kesadaran.
            ~ tempat emosi.
            ~ menerjemahkan semua rangsang yang diterima.
Otak depan dibagi menjadi 2 belahan :
              1. Belahan kiri
                        Mengendalikan tubuh bagian kanan.
              2. Belahan kanan
                        Mengendalikan tubuh bagian Kiri.
Antara otak kanan dan kiri dihubungkan oleh jembatan varol.
Penghubung antara otak depan dan belakang.
Pada manusia otak tengah kurang berkembang.
Dibagi menjadi 2 :
              ~ Otak kecil (cerebellum)
Untuk mengatur keseimbangan tubuh dan mengkoordinasi kerja otot ketika bergerak.
              ~ Sumsum lanjutan (medulla oblongata)
Untuk mengatur pernafasan, denyut jantung, tekanan darah, suhu tubuh,dan kegiatan tubuh yng bersifat otonom.
     - Fungsi :
              # Mengatur implus (rangsang) dari dan otak.
              # Pusat refleks.
          B. Saraf tepi
Penghubung antara system saraf pusat dengan organ tubuh.Saraf tepi ini menjadi penghubung indera menuju ke saraf pusat. Dari pusat saraf, diolah dan dikenbalikan dalam bentuk pesan supaya ditanggapi oleh otot.
        Rangsang (implus) à serabut saraf tepi à indra à                                                 system saraf pusatà serabut saraf tepi à otot à respon                           (tanggapan)
                   Saraf tepi terdiri dari
     1. 12 pasang saraf otak
     2. 31 pasang sumsum tulang belakang.
No.
Nama
saraf
fungsi
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

8.
9.
10.
11.
12.
Olfaktori
Optik
Okulamator
Trooklear
Trigeminal
Abdusen
Glosofaring

Auditori
Fasial
Fagus
Asesori spinanal
Hipoglosal
Pembau
Penglihat
Penggerak bola mata
Penggerak bola mata
Penggerak otot mata dan rahang
Penggerak bola mata
Sensasi, penggerak lidah dan faring
Pendengaran
Sensasi dan gerakan otot wajah
Sensasi, gerakan jantung
Sensasi, gerakan jantung
Gerakan lidah

7. Sistem kerja saraf
          ~ Gerak biasa/sadar
                   Rangsang (implus) à neuron sensorik à OTAK à neuron motorik                  à gerak
          ~ Gerak tak sadar (refleks)
                   Rangsang (implus) à neuron sensorik à SUMSUM TULANG                          BELAKANGà neuron motorik à gerak
8. Penyakit system saraf
          ~ Hydmchepalus
                   àPembesaran kepala/
                   Penyebab :  penimbunan cairan diotak.
          ~ Gegar otak
                   Penyebab : benturan dikepala.
                   Ringan à pusing dan sedikit muntah.
                   Berat à pingsandan muntah (kadang disertai pendarahan di                           daerah kepala missal hidung, telinga).
          ~ Meningitis
                   à padang pada selaput otak.
                   Penyebab : inveksi bakteri/virus.
          ~ Neuritis
                   à radang pada saraf tepi.
 
;