Sabtu, 17 November 2012

Kurindukan Pulau Bali

Tanah Lot

Andai saja, waktu bisa berputar kembali. Aku tidak ingin meningggalkan Pulau Bali, setelah beberapa bulan yang lalu berlibur ke sana. Aku ingin kembali, menikmati nuansa seni dan getaran gamelan tradisional Bali.


Dimalam Minggu yang sunyi ini aku sendiri walaupun ada sejuta bintang gemilang di langit yang kelam. Aku rindukan ketika waktu itu kami siswa SMA N 1 Wonosari berlibur di Bali. Malam Minggu yang ramai. Berada di Kuta menikmati sunset dan menyusuri ujung timur sampai barat Pantai Kuta. Menorehkan kata di pasir putih yang selanjutnya tersapu ombak. Berfoto ria bersama teman-teman. Uh... pengen lagi. Kuingat, ketika kami menunggui mobil jemputan di dekat Hardrock Hotel. Wah... rasanya seperti di negeri orang belahan dunia sana. Di negeri orang ras putih. Di sana juga kami melihat Monumen Bom Bali yang mengingatkan kita akan tragedi bom bali beberapa tahun yang lalu. Di sanalah tercantum nama-nama korban. Setelah itu kami shopping di Kampung Kuta. Ya... menarik juga sih. Yang bikin nggak menarik adalah kantong kering. Itu hari pertama, masih ada hari ke dua dan ke tiga ketika kita liburan ke tempat yang lebih menarik.

Uh.... pokoknya super ngangenin. 


Pantai Kuta

Garuda Wisnu Kencana (GWK)

Di GWK


Claudhia, Yunita, Mifta, Aprilia, Erlita

Tanah Lot

Uluwatu

GWK

Tanah Lot


Bedugul

Bedugul

Friends Forever

20.37 WIB
10 November 2012

Tidak ada komentar :

 
;